Selasa, 08 Agustus 2017

Papatah Sunda Tentang Hakikat Pendidikan, Kepemimpinan, dan Sifat Bawaannya



“congo nyurup kana puhu, ka luhur sirungan ka handap akaran”.
Kalimat sederhana ini dalam bahasa sunda memiliki makna yang sangat dalam.‘Congo’ atau dalam bahasa indonesia berarti ujung pohon (biasanya pada pohon bambu) harus ‘nyurup’ atau menggambarkan/tidak lepas dari ‘Puhu’ (batang bambu paling bawah=tua). Artinya manusia yang hidup dimuka bumi ini sebagai pemimpin, harus memiliki visi yang jelas, yang bisa menterjemahkan ajaran-ajaran ketuhanan tanpa melepaskan pirati budaya dan leluhurnya. Dalam falsafah islam disebutnya Al-Insan Al-Kamil.
Ketika hal itu sudah dilakukan, maka akan lahir manusia yang ‘ka luhur sirungan, ka handap akaran’. Maksudnya, manusia yang punya nilai produktif, dia memiliki hasil, cipta, karya dan produk yang bisa diandalkan dalam hidupnya dengan tetap tegak berdiri dengan kekuatan pondasi spiritualitasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar